Jalan Raya no. 25 Paowan Panarukan Situbondo 68351
let's talk
Wisuda Sarjana ke-V STAI Cendekia Insani Situbondo: Momentum Mengukuhkan Generasi Akademik dan Pengabdian

Situbondo – Sekolah Tinggi Agama Islam Cendekia Insani (STAICI) Situbondo kembali mencatat sejarah penting dengan menyelenggarakan Wisuda Sarjana ke-V pada Ahad, 21 Desember 2025. Prosesi wisuda yang berlangsung di aula hotel Rengganis Pasir Putih mulai pukul 08.00 WIB ini menjadi momen penuh kebanggaan bagi mahasiswa dari tiga program studi, yakni Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), serta Hukum Keluarga Islam (HKI), yang secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan sarjana.


Acara wisuda kali ini tidak hanya dihadiri oleh civitas akademika STAICI, tetapi juga oleh para tokoh pendidikan dari berbagai perguruan tinggi di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur. Di antara yang hadir dalam kesempatan tersebut para rektor dan wakil rektor, yaitu IAI Al Qodiri Jember, IAI At-Taqwa Bondowoso, STAI Al Ustamni Bondowoso, Institut Agama Islam Togo Ambarsari (INAISTA) Bondowoso, STIQ Wali Songo Situbondo, Universitas Ibrahimy yang diwakili oleh Warek I, serta Universitas Nurul Jadid Probolinggo yang diwakili langsung oleh Prof. Dr. H. Hasan Baharun, M.Pd. serta pimpinan dan perwakilan dari perguruan tinggi terdekat. Kehadiran para pimpinan perguruan tinggi ini menambah khidmat suasana, sekaligus memperkuat jejaring akademik antar kampus di wilayah Tapal Kuda. Hadir para pimpinan mitra dari lembaga pendidakan menengah yang sudah beberapa tahun menjalin kerjasama, serta juga hadir camat kecamatan panarukan.


Selain itu, wisuda juga dihadiri oleh Wakil Ketua Kopertais Wilayah IV Surabaya, Dr. KH. Ilhamullah Sumarkan, M.Ag, serta Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Situbondo, Dr. KH. Muhyiddin Khatib, M.H. yang memberikan dukungan moral dan spiritual bagi para wisudawan. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menunjukkan bahwa STAICI semakin diakui eksistensinya sebagai salah satu perguruan tinggi Islam yang berkomitmen mencetak lulusan berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua STAI Cendekia Insani Situbondo menekankan pentingnya mahasiswa untuk mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi era teknologi yang semakin pesat. Beliau mengingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) harus dimanfaatkan secara bijak, bukan sebagai pengganti otak manusia, melainkan sebagai alat bantu untuk kreasi, inovasi, dan pembelajaran. “Mahasiswa harus mampu menjaga almamater STAICI, sekaligus memanfaatkan teknologi modern dengan bijak agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.


Sementara itu, Wakil Ketua Kopertais Wilayah IV Surabaya, Dr. KH. Ilhamullah Sumarkan, M.Ag., dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para wisudawan agar terus bersemangat berprestasi dan tidak berhenti belajar meski telah menyelesaikan pendidikan sarjana. Beliau juga memberikan dorongan kepada manajemen kampus STAICI untuk terus mengembangkan diri, dengan target besar bahwa dalam empat tahun ke depan STAICI dapat bertransformasi dari Sekolah Tinggi Agama Islam menjadi sebuah Institut Agama Islam. Harapan ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.


Prosesi wisuda ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua PCNU Kabupaten Situbondo, Dr. KH. Muhyiddin Khatib. Doa tersebut menjadi penutup yang penuh harapan, memohon keberkahan bagi para wisudawan agar ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dan membawa manfaat bagi umat serta bangsa.